BAB 58| Kode Referral

1260 Kata

· • -- ٠ ✤ ٠ -- • · Wajah mengerut Audy, mulut yang menganga, dan ekspresi cengo yang Audy tampilkan sangat menggambarkan otaknya sama sekali tidak bisa menangkap perkataan teman-temannya. "Wah, ini gila sih kalo kata gue." "Abis show off, barang paid promotenya buat gue, ya. Gue mau ini." "Ih enak aja!" "Gue mau." "Gue mau!" "Gue gue gue." Riuh teriakan itu lebih menyerupai gaungan nyamuk malam hari yang berdengung di sekitar telinganya. "Ini orang-orang pada kenapa, dah?" batinnya. Audy masih diam dan menikmati es kelapa muda di hadapannya. Berhubung otaknya masih belum bisa terkonek dalam situasi apapun, pilihan terbaiknya adalah diam. "Ssst! Berisik." Iqbal menengahi mereka semua, menyibak kerumunan yang ada dan menghalangi salah satu orang yang ada di sana untuk tidak meny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN