Kenapa semua pelayanmu menghilang?" Riani bertanya pada Tian yang tengah sibuk di depan layar laptopnya. Tian melirik ke arah pintu ruang kerjanya, di sana sudah berdiri Riani dengan pakaian santai. Tian belum mau menjawab, ia malah memanggil Riani mendekat dan mendudukkan wanita itu di pangkuannya. "Kenapa semua pelayanmu menghilang?" ulang Riani lagi saat ia sudah duduk di pangkuan Tian. Tian mengangguk, "Karena aku tak butuh mereka di sini.." ucap Tian berbohong. Riani mengerutkan keningnya, "Maksudmu? Mereka dipecat?" Tian menggeleng "aku tak sejahat itu sayang. Mereka aku pindahkan ke rumah yang kini dihuni anak-anak panti asuhan. Anak-anak itu lebih membutuhkan dari pada aku. Karena aku sudah punya kau." jelas Tian. "Aku akan dijadikan pembantu? Waaahh..setelah keperawananku,

