Aku terduduk merenungi akan tindakan dan keputusanku dalam beberapa hari belakangan. Ya, aku bahagia menekan dan mengolok-olok suamiku yang ketakutan tapi di sisi lain aku tidak bisa menafikan fakta bahwa aku mencoba menutup-nutupi kesalahannya, aku bermain-main dengan hukum dan seakan berusaha menutupi bukti dan memperlambat investigasi. Bagaimanapun suamiku adalah seorang kriminal yang sudah merencanakan pembunuhan selalu berhasil menghilangkan nyawa orang yang tidak bersalah. Ini bukan tentang perselingkuhan yang menghancurkan hatiku, lagi tapi sudah masuk ke ranah hukum dan kejahatan yang serius. Mengapakah, Mas Farid tega senekat itu demi berbahagia dengan kekasihnya, dia rela melakukan sesuatu yang akan berdampak buruk untuk dirinya sendiri juga keluarganya. Tidaklah suamiku berpi

