62

1136 Kata

Terjaga diri ini atas kicau burung yang kini bertengger di dahan pohon kelengkeng di taman samping. Sinar mentari masuk dari dinding kaca dan tepat jatuh di wajahku membuatku bangung, tanpa sadar aku tertidur di atas berkas-berkas yang kuperiksa semalam. Kurenggangkan tubuhku, meluruskan kaki dan punggung di mana tulang-tulang berderak dan aku merasakan pegal yang luar biasa. Kugerakkan kepala ke kanan dan ke kiri untuk meredakan nyeri leher karena tidur menunduk di atas meja. "Selamat pagi Ma," ujar Cindi yang sudah cantik dengan setelan dan tasnya, gadisku yang memutuskan untuk berhijab itu kini magang di sebuah kantor dalam rangka memenuhi tugas kuliahnya. "Pagi." "Apa mama tidur sepanjang malam di meja itu?" "Ya." "Tugas apakah yang membuat Mama sampai seserius itu?" "Ini mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN