Aku dan mantan suamiku bersama dengan putra sulung kami meluncur menuju tower berlantai Lima yang kami sebut Lion construction. Mas Farid hari ini akan melakukan rapat dengan beberapa pemegang saham, selaku komisaris perusahaan dia masih punya andil untuk berkontribusi dan memberikan pendapat. Bersama denganku, kami duduk di jok belakang dan membicarakan hal-hal tentang bisnis yang mulai dikembangkan anak-anak, bicara dengan antusias dan betapa bangganya dia atas pola pengasuhanku yang berhasil membesarkan anak-anak berjiwa mandiri. Dia juga berterima kasih bahwa aku berhasil membuat mereka tegar menghadapi kenyataan dan tetap fokus pada target yang ingin mereka capai. "Makasih ya Ma." "Iya, Mas." "Sekarang aku lega sekali sudah menyerahkan perusahaan dan warisan pada anak-anak. And

