Abi menatap tajam gerbang yang menjulang tinggi dari dalam mobilnya. Gerbang yang didalamnya terdapat gedung-gedung yang dipakai untuk menuntut ilmu. Keadaan didalam sana terlihat begitu senyap. Penghuni didalamnya sedang melangsungkan ujian nasional hari terakhir. Abi tak ingin kecolongan lagi. Sudah beberapa hari ini dia tak melihat Alana. Gadis itu seperti menghindarinya. Maka dari itu, Abi rela menunggu didepan gerbang sekolah Alana sejak 3 jam yang lalu. Abi menyandarkan kepalanya dikursi kemudi. Helaan napas panjang keluar dari mulutnya. Tangannya beralih menuju kepalanya yang terasa berdenyut-denyut nyeri. Dia memijitnya pelan. Berusaha untuk mengenyahkan rasa pusing yang menjalari bagian kepalanya. Perlahan, Abi memejamkan matanya sejenak. Rasa cemas terhadap Alana selalu memenu

