Bab 17

2274 Kata

Alana bergerak gelisah diatas tempat tidurnya. Dia mengambil ponselnya yang terletak disamping kepalanya. Hembusan napas lelah keluar dari mulutnya. Tak ada telpon ataupun sms yang masuk ke ponselnya sejak tadi. Tiga hari ini dia uring-uringan tak jelas karena Abi yang tiba-tiba saja seperti tengah mencoba untuk menjauhinya. Dia sudah mencoba menghubungi pria itu berulang kali, tetapi tetap tak ada jawaban. Dia juga sudah mendatangi rumahnya, tetapi lagi-lagi pria itu tak ada. Bahkan Ayahnya bilang bahwa Abi tak tinggal dirumah itu lagi. Dia membeli apartemen yang tak satu orangpun tahu dimana letak apartemennya. Alana tak menyerah sampai disitu. Dia nekat mendatangi kantor Abi demi bisa berjumpa dengannya. Tetapi lagi-lagi keberuntungan belum memihaknya. Setiap kali dia kesana, Abi sela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN