“Ke mana kita akan mencari Zahwa?” tanya Naomi pada Samudra yang fokus menyetir tanpa berbicara satu patah pun sejak tadi. “Ke sekolah.” “Kenapa gak langsung Dokter hubungi Reva?” “Saya tidak punya kontak dia.” “Dokter Indah? Bukannya kemarin Dokter bilang Reva tau Dokter dirawat dari dokter Indah?” Samudra bergeming, mengambil ponselnya dan menyerahkan pada Naomi. “Tolong hubungi dokter Indah!” Naomi mengetuk layar dan malah dimintai masukkan sandi. “Dok, sandinya!” “I love Naomi.” “Dok, sandi. Bukan menggobalin aku.” “Iya, I love Naomi.” Samudra mempertegas membuat Naomi berdengkus kasar. “Di saat seperti ini, masih aja sok gombalin. Anak tuh lagi diculik.” “Naomi sayang, itu password-nya.” “Eh!” Naomi tersentak. “Iyakah?” Dia mencoba mengetik apa yang dikatakan Samudra hing

