Enam Puluh Empat

1574 Kata

Memasuki bulan Juni itu berarti Amsterdam resmi memulai musim panasnya. Walau bisa dikatakan musim panas di kota 4 musim itu tidak sepanas di tanah airnya, tetap saja matahari masih bersinar teramat terik. Belum lagi periode pergantian siang ke malam yang bisa berlangsung sangat lama. Rosa tersenyum kecil melihat di luar sana matahari masih bersinar terik padahal jam sudah menunjukkan pukul 9 malam. Kalau dia tadi tidak melihat jam, mungkin ia akan terus mengobrol dengan teman-temannya hingga tidak sadar bahwa hari sudah teramat larut. "Bu, mau saya buatkan s**u hangat biar Ibu bisa tidur?" Pertanyaan dari salah satu ART nya itu membuat Rosa tersenyum kecil. Sepertinya fakta bahwa dia sulit tidur selama sang suami tak ada membuat para pekerjanya mulai khawatir. "Tidak perlu, biar saya se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN