Dominiq: Ujian Ibu Hamil "Gaz! Buka pintunya, nggak! Gue yang punya rumah ya. Kenapa jadi lo yang lebih berkuasa?!" "Gue, Om lo, nih!" Gue tendang aja pintu kamarnya. Bunyi brak-bruk dari luar pasti keras banget. "Eh, anjing! Jangan bikin Ibu hamil misuh-misuh, ya. Kalau anak gue lahir jadi doyan maki orang, lo harus tanggung jawab! Buka pintunya, setan! Gagaz, babi!" Sengaja gue memancing kemarahan Gagaz agar laki-laki itu mau membukakan pintu. Tetapi yang datang cuma suaranya dari luar lalu disusul suara ketukan pintu. Gue menggeram marah. Berbalik menghadap ke arah ranjang lalu mencari sesuatu yang ada di kamar. Ah, s**t! Seharusnya gue menyimpan benda tumpul di kamar ya. Misal palu atau tongkat yang bisa bikin roboh pintu kamar supaya bisa keluar. Gila aja! Gue dikurung di ruma

