Mitha yang hendak menerjang maju, dihentikan oleh Permana dengan menarik lengan anaknya itu. “Jangan nekat! Kau ingin melawan Maura di kandangnya sendiri?” “Pa, lihat, dia itu- argh ...!” Mitha yang kesal hanya bisa mencengkram tangannya sendiri dengan menggertakkan gigi. “Prita sudah membayarku mahal untuk memasukkan foto Maura yang menjual tubuhnya saat dia menghilang dulu. Karena aku tidak ingin tertangkap, aku juga membayar orang untuk memasukkannya, dan semua itu seharusnya sempurna! Itu bukan Gara, melainkan lelaki itu.” Maura menunjuk Roy yang berdiri bersama Tante Indah tidak jauh dari keluarga Maura. “Lelaki itu adalah Paman Maura, yang juga membelinya dulu.” “Apa, jadi Maura menjual tubuhnya?” Ririn terkejut hingga mulutnya membentuk hruf 0. “Benar, dan aku merencanakan u

