Kesepakatan Berdua

1294 Kata

Dewa masuk memberikan salam pada kedua orang tua Larisa. “Ayo masuk dulu, De,” Heri mempersilahkan Dewa. Rika hanya mengikuti suaminya tanpa mau menyapa Dewa. “Selamat sore Om dan Tante, ini ada titipan dari Mama,” kata Dewa, menyerahkan sekotak Red Velvet pada Rika. Mau tidak mau, demi kesopanan, Rika menerimanya dan meletakkan di pangkuannya. “Terima kasih ya, De,” Heri mewakili istrinya yang masih betah mengunci bibirnya di hadapan Dewa. “Sama-sama, Om,” Dewa menanggapinya sopan. “Mama juga titip salam, minta maaf kemarin sudah bikin Tante kecewa,” Dewa menyampaikan pesan permintaan maaf. Kali ini Rika menatap Dewa dengan tajam. Membuat laki-laki tampan itu cemas. Rika ingin bicara, tetapi dicegah oleh Heri. “Mungkin Bu Fira ingin Larisa jadi menantunya ya?” goda Heri, menco

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN