Hari berlalu. Setelah pagelaran terakhir yang berujung dengan lamaran romantis Dewa kepada Larisa, suasana kerja pun kembali normal. Dewa kembali menjadi asisten Sangmin, sedangkan David jadi asisten Larisa. Ada dua orang baru untuk mengganti Eni dan David. Pemisahan pekerjaan ini, justru membuat Larisa kesal. Bukan karena tidak lagi satu ruangan dengan kekasihnya, tetapi tindakan posesif laki-laki itu yang membuatnya risih. Setiap jam, Dewa akan menghubunginya, entah itu chat atau telepon. Hanya untuk memastikan, jika perempuan kesayangannya itu tidak duduk dekat David. Sebelum jam makan siang, Dewa sudah di ruang kerja Larisa, hanya untuk memastikan mereka akan makan berdua. Begitu juga saat menjelang jam pulang, Dewa sudah standby di sana. Larisa sampai mengadu kepada Sangmin,
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


