EPILOG

1072 Kata

"Bagaimana? Apakah Paman sudah terlihat tampan?" tanya Yoga. Vini menatapnya dengan tatapan aneh sekaligus sebal. "Paman, apakah Paman yakin tidak ingin ganti baju? Di luar akan ada banyak sekali orang, dan kalau Paman tetap memaksa memakai baju itu maka akan jadi tontonan," ujar Vini, dengan segudang kepolosan yang ia miliki. Yoga berkacak pinggang dengan raut wajah tak kalah sebal ke arah Vini. "Kamu tahu tidak, dulu pakaian ini adalah pakaian terbaik yang pernah Paman pakai. Jika Paman ke kantor memakai baju ini, maka semua orang tahu kalau Paman telah tiba dan mereka akan langsung menunduk hormat di depan Paman," ujar Yoga, bangga. Vini pun tertawa pelan dari balik niqob-nya. "Apakah Paman yakin mereka semua menunduk untuk menghormati Paman bukan menertawai Paman diam-diam? Coba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN