Adisti menatap Yoga yang datang menemuinya di penjara. Ia memasang wajah penuh kejengkelan luar biasa pada pria itu. "Kapan kamu akan mengeluarkan aku dari sini, hah? Semua jebakan itu adalah ide kamu ya!" Adisti mengatakannya dengan sangat jelas sambil menunjuk-nunjuk ke wajah Yoga. "Sabar dulu! Aku sedang berusaha mengeluarkan kamu dari sini!" balas Yoga. "Seharusnya kamu langsung saja nikahi aku, agar aku bisa segera menjadi Nyonya Brawijaya! Lagipula anak di dalam kandunganku ini kan anak kamu! Kenapa jadi Bara atau Nata yang harus bertanggung jawab sih?" tanya Adisti, jengkel. "Aku bilang sabar! Semua tidak semudah itu! Kalau aku menikahi kamu maka aku harus menceraikan Niken terlebih dahulu, tapi kamu nggak akan dapat apa-apa dari keluarga Brawijaya! Kalau aku menceraikan Niken,

