"..., sekarang yang ingin kami semua tahu adalah tentang perasaan kamu terhadap Mas Bagas," ujar Dahlia, "Jadi, jawablah dengan jujur, apakah kamu masih mencintainya seperti dulu?" tanyanya. Fahira terdiam dan hanya terus menangis. Lidahnya terasa begitu kelu saat Dahlia menanyakan tentang perasaannya. Haura pun mengusap airmata di wajah Ibunya. "Jawab saja, Bu. Ibu tidak perlu lagi menutup-nutupi apapun. Aku ikhlas jika Ibu mau membuka lembaran hidup yang baru. Aku akan ikut bahagia, jika Ibu juga bahagia," bujuk Haura, berusaha menguatkan hati Fahira. "Tapi ini bukan hanya sekedar tentang perasaan Ibu, sayang. Ibu tahu bahwa kamu ikhlas jika Ibu ingin membuka lembaran hidup baru. Tapi Ibu juga harus memikirkan perasaan putra dari... ." "Saya juga ikhlas, Bibi Fahira. Insya Allah," Ba

