Episode 20 - Vini

1533 Kata

Bara masih memilih-milih sajadah yang akan dibelinya, setelah Vera dan Vini benar-benar pergi. Ia merasa semua corak sajadah yang tengah dilihatnya sangatlah menarik dan bagus. Kualitas sajadah itu juga terjamin, karena ternyata di tempat itu memang tersedia barang-barang import dengan harga terjangkau. Setelah berpikir selama hampir setengah jam, Bara akhirnya memilih dua warna sajadah yang menurutnya sangat netral untuk para santri dan santriwati di Pesantren. Sambil menunggu sajadah-sajadah itu dibungkus oleh si pemilik toko, Bara kembali melihat-lihat produk lainnya yang ada di toko itu. Pikirannya sangatlah tidak fokus, karena terus memikirkan apa yang Vini katakan tadi, sebelum pergi bersama Vera. Entah mengapa, hatinya tak bisa tenang meski ia telah mencoba. Bagi Bara, Vini adalah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN