Nata dan Haura akhirnya tiba di penginapan syari'ah yang dikelola oleh Fauzi dan Ilmi. Koper dan barang-barang lainnya mereka simpan di dekat lemari untuk sementara waktu. Haura bergegas mengeluarkan ponsel milik Nata dari dalam tasnya, dan memberikan benda itu pada suaminya. "Ayo telepon Ummi Lia sekarang, Bi. Ummi Lia pasti sudah menunggu-nunggu kabar dari kita," saran Haura. Nata pun tersenyum, lalu menerima ponsel yang disodorkan oleh istrinya. Jemarinya segera menekan tombol panggilan setelah menemukan kontak Ibunya. Nada sambung terdengar sangat jelas di seberang sana. Namun sayangnya, panggilan itu tak juga mendapat jawaban dari Dahlia. "Ummi tidak mengangkat teleponnya, sayang," ujar Nata. "Coba telepon ulang, Bi. Telepon lagi," pinta Haura. Nata pun mencoba menelepon Dahlia l

