Pagi itu, Yoga dan Dian akhirnya benar-benar memakai mobil milik Bagas dan keluar dari gerbang rumah Keluarga Brawijaya tepat pukul tujuh pagi. Mobil itu memiliki kaca yang sama gelapnya dengan kaca mobil milik Yoga, sehingga tentu takkan menimbulkan kecurigaan pada si penguntit. Tak lama setelah Yoga dan Dian berangkat, Bara pun ikut berangkat menggunakan mobilnya sendiri. Pranoto sudah siap di dalam mobil milik Yoga, dan akan mengalihkan perhatian si penguntit. Namun tak lama kemudian, Nata ikut masuk ke mobil itu dan duduk di samping Pranoto. "Loh, apa yang kamu lakukan di sini? Kamu nggak berangkat ke Pesantren?" tanya Pranoto. "Saya mengambil cuti selama seminggu, Pak Pranoto. Mobil saya akan dibawa oleh Pak Saiful, agar si penguntit itu berpikir bahwa saya juga selalu ke Pesantren

