Akmal menatap kedua cucunya yang baru saja menjelaskan segalanya pada semua orang di rumah. Ia benar-benar harus menenangkan Bara yang masih saja tak bisa menerima kalau seseorang berusaha untuk merusak nama baiknya. "Begini saja. Untuk mencegah terjadi lagi hal seperti ini, maka sebaiknya Karyawati di kantor pindah ke gedung sebelah agar tidak ada yang bisa melakukan kontak fisik denganmu sama sekali," saran Akmal. Semua orang kini beralih menatap ke arah Bara. Bara pun mengangguk-anggukan kepalanya, pertanda kalau ia setuju dengan saran yang Kakeknya berikan. "Aku akan memberitahu Pak Rio agar menginstruksikan seperti itu pada semua Karyawan dan Karyawati. Sekarang, bolehkah aku istirahat duluan Kek?" pamit Bara. "Tapi kamu belum makan Nak," cegah Dahlia. "Aku tidak lapar Bi. Nanti

