Bab 60

1517 Kata

"Gan, bisa pijetin dikit bawah punggungku?" Pinta Desha, saat mereka sudah ada di kamarnya lagi. "Dengan segala senang hati." jawab Morgan, tersenyum penuh arti. "Uh, perempuan buncit perutnya gini pun, kamu godain." ledeknya, sedikit tidak percaya diri. Menyerahkan punggungnya yang terasa pegal. Sekarang sudah sering terasa lelahnya. Perutnya yang besar, dengan dua janin di perutnya yang sempit. Sangat terlihat sudah seperti mau melahirkan. "Kamu kan istriku, bentuknya kayak gentong pun, aku tetap berminat." jawab Morgan. Menyentuh bahu Desha dengan bibirnya. "Gan, pijetin dulu." pintanya. Morgan terkekeh. "Tapi setelah pijat, gantian aku, ya?" "Boleh." "Tumben, gak banyak alasan." Desha menelengkan wajahnya. "Aku lagi mau." Morgan menatapnya, lalu tersenyum. Menyambar bibir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN