Hari telah berganti. Gaishan turun ke ruang makan lalu mulai sarapan. Gea melirik ke arah sang anak. "Loh, kamu mau naik mikrolet kok pakai kemeja dan sepatu kulit begitu?" "Gaishan hari ini mau ke kantor, Ma. Ada rapat dengan eksekutif lainnya. Nggak sampai dua bulan ada acara ulangtahun perusahaan Gaishan." "Oh, Mama pikir kamu mau narik mikrolet seharian lagi dengan Jay dan Tia," ujar Gea. Gaishan menggeleng. "Nggak, Ma. Gaishan tadi malam udah sms Tia kalau hari ini dia dan Bang Jay nggak usah narik dulu, tapi kayaknya mereka narik deh, soalnya Bang Jay balas mau anterin Gaishan ke kantor. Lagian Tia dan Bang Jay sebenarnya butuh istirahat setelah kerja terus." Gea manggut - manggut. "Mama setuju. Dari yang Mama lihat kemarin, Tia itu pasti kecapean karena gelantungan di pintu

