Harum semerbak wangi bunga melati yang ada di depan rumahnya membuat Emi kini jauh membayangkan saat-saat bersama dengan suaminya. Ia baru menyadari jika kehilangan seseorang yang biasa bersamanya akan terasa hampa. "Mbak, kemarin dicari Mbak Rara sama Mbak Kiran," ucap Intan. Emi menoleh dan mengerutkan keningnya, "Kemarin kan Mbak di rumah, kok nggak ketemu, memangnya kesini kapan?" "Aku ketemu di jalan, Mbak Kiran bilang akan mampir lagi sore ini," Emi segera menyahut karena ia bingung. "Ini baru kirim pesan katanya mau kesini tapi nggak jadi," Intan merebut ponselnya dan melihat memang teman kakaknya berpesan kalau mereka tak jadi datang. "Sayang sekali, besok padahal Mbak mau pulang, ya?" "Iya, aneh aja ini anak berdua, biarin lah, Mbak nggak pikirin," Intan berbisik padanya. "Mb

