Suasana tegang masih menyelimuti di dalam ruang BK di mana semua orang yang kini sedang berada di sana saling adu argument dengan pembenaran mereka semua sendiri untuk membela dan melindungi anak mereka saat ini. Revan yang sedari tadi memutuskan untuk diam seribu bahasa dan menjadi pendengar yang baik perbincangan di antara orang tua siswa yang telah membully Keenan lantas mengepalkan telapak tangannya untuk menahan rasa marah dan kesal yang kini menyelimuti di dalam dirinya. Ya. Revan dengan terpaksa menuruti apa yang diminta oleh wanita musuh bebuyutannya itu untuk tidak membuka mulut terlebih dahulu beberapa saat yang lalu. Namun kenyataannya Revan yang tidak bisa menahan diri jika ada suatu kebohongan itu tidak tahan lagi untuk membuka mulut dan membela anak laki-laki Kayla yang memi

