“Kenapa kamu tidak ke rumah makan lagi setelah menjemput Keenan tadi?” tanya Cantika saat Kayla sedang menggendong Keenan yang kini telah tudr di dalam gendongannya menuju ke kamar pribadi sang putra kesayangannya itu. “Aku akan menceritakan semua kepada kamu nanti. Aku menidurkan Keenan terlebih dahulu di kamar,” jawab Kayla. Cantika menganggukan kepala menanggapi apa yang diucapkan oleh sahabat baiknya itu. “Iya Kayla. Aku akan menunggu kamu di sini iya Kayla.” “Iya Can. Kamu tunggu dulu sebentar iya Can,” sambung Kayla. “Iya Kayla,” tukas Cantika. Kayla melangkahkan kaki menaiki anak tangga dengan menggendong sang putra kesayangannya itu menuju ke kamar yang berada di lantai dua rumah mewah Kayla. Kayla membaringkan tubuh kecil sang putra kesayangannya itu lalu menutup tubuh Keen

