“Arghhhh.” Revan menghempaskan semua barang yang berada di atas meja ruangan pribadi di perusahaan miliknya setelah kembali dari rumah makan milik Kayla siang hari ini. “Apa maksud ucapan Cantika tadi? Apa benar anak laki-laki itu anak kandung aku dan wanita musuh bebuyutan aku itu? Kamu ada di mana Kayla? Kenapa kamu tidak ada di rumah kamu? Kenapa kamu juga tidak ada di rumah makan tempat usaha baru kamu itu Kayla? Kenapa kamu menghilang Kayla?" ucap Revan melontarkan pertanyaan bertubi-tubi kepada diri sendiri sembari mengacak rambutnya saat ini. Ferdi menatap ruangan pribadi Dave yang kini tampak seperti kapal pecah itu. Ferdi menggelengkan kepala saat melihat apa yang kini sedang terjadi di ruangan pribadi CEO muda, tampan dan sukses yang merupakan sahabat baiknya itu. Bukan hal per

