Sabar

1080 Kata

Kayla memutar kemudi mobil dengan kecepatan sedang meninggalkan sekolah tempat sang putra kesayangannya itu menuntut ilmu setelah Kayla memastikan jika sang putra kesayangannya itu masuk ke dalam kelas dengan aman tanpa ada gangguan apapun itu pagi hari ini. Kayla yang kini berada di dalam mobil bersama dengan Cantika sahabat baiknya itu akan pergi menuju ke rumah makan terlebih dahulu untuk mengantarkan masakan yang telah jadi saat ini. “Apa kamu yakin akan pergi ke pasar seorang diri Kayla?” tanya Cantika setelah mereka berdua melewati lampu lalu lintas yang kini telah berubah warna menjadi warna hijau itu. “Iya Can. Aku yakin akan pergi ke pasar itu sendirian pagi hari ini. Kamu menjaga warung dengan Rania saja iya Can. Aku tidak apa-apa kok pergi ke pasar sendiri Can. Aku kan telah t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN