“Kayla..” Deg.. Jantung Kayla berdetak sangat tidak normal saat mendengar suara bariton yang tidak asing bagi dirinya masuk ke dalam indera pendengarannya. Ya. Revan memang memanggil Kayla dengan nada pelan saat ini. Namun jarak di antara Kayla dan Revan yang tidak terlalu jauh membuat Kayla dapat mendengar Revan memanggil namanya saat ini. Kedua bola mata Kayla terbelalak dengan sempurna saat melihat sosok laki-laki yang kini sedang berdiri menatap ke arah dirinya. Sontak Kayla mendekap tubuh bocah kecil berusia lima tahun kesayangannya itu dengan erat dan berusaha untuk menyembunyikan wajah sang putra kesayangannya agar Revan tidak melihat paras tampan sang putra kesayangannya itu yang sangat mirip dengan Revan. Revan melangkahkan kaki menghampiri Kayla dan Keenan yang kini masih

