Weekend ini Rica kembali berkunjung ke rumah Dito. Pagi ini ia membawa satu keranjang penuh kue kering buatan ia dan Uni kemarin. Rica tersenyum lebar saat sesudah mengetuk pintu ganda rumah Dito tersebut. Ia merapikan blouse-nya yang sedikit kusut akibat angin dari ojek online yang i pesan saat kesini tadi. Namun sesaat kemudian, senyuman manis yang terukir diwajah Rica perlahan luntur tergantikan raut bingung yang tak mampu gadis itu sembunyikan. "Cari siapa?" Rica mengernyitkan dahinya ketika melihat orang yang membukakan pintu bukanlah Dito. "Siapa ya?" Kafin terkejut kala Rica bertanya balik padanya. Tamu kok bisa-bisanya bertanya balik. Namun untuk meminimalisir kesan pertama yang buruk, Kafin menjawab saja pertanyaan Rica. "Kafin. Adiknya Bang Dito" Mendengar pernyataan pria

