Rica sudah duduk manis diatas sofa ruang tamu Dito. Matanya bergerak liar menatap ke segala penjuru sudut rumah Dito. Menikmati dan lebih memperhatikan dekorasi yang ada didalam ruang tamu pria ini. Padahal sudah sering sekali ia berkunjung kesini, namun tak benar-benar memperhatikan isi dekorasi rumah pria itu sampai sedetail ini. Pandangan Rica terhenti pada saat melihat bingkai foto dengan ukuran besar terpampang cantik diruang tamu Dito. Foto tersebut adalah foto keluarga besar keluarga Nurakhman. Didalam foto tersebut terdapat Dito dan Leon kecil yang masih berumur dua tahun. Kemudian sepasang suami-istri yang Rica yakini adalah orang tua dari Dito beserta satu lelaki muda yang sangat mirip dengan dengan Dito. Lelaki tersebut terlihat lebih muda dibanding Dito. Gayanya dalam mena

