Rica memasuki rumahnya dengan langkah gontai. PDKT-nya kali ini gagal, sikap Leon yang mulai acuh padanya semakin membuat Rica putus asa . Apalagi saat mengetahui fakta bahwa besok ada ulangan Sosiologi, sungguh memusingkan saja hidupnya akhir-akhir ini. Suara percakapan hangat terdengar dari arah ruang tengah tempat biasa keluarganya tersebut berkumpul sambil menonton acara televisi. Saat Rica sampai diruang tengah sumber dari keramaian yang terdengar dari luar tersebut, ia melihat sosok yang sangat dikenali dan dirindukannya itu. Rica membelalakan mata, sedetik kemudian ia sudah berlari menghambur kepelukan laki-laki paruh baya yang tengah tersenyum lembut kearahnya. "Papa kok ga ngasih tau aku sih kalo pulang!" Dengan tubuh yang masih menempel manja, Rica mendongak menatap garis teg

