Skrip-36

1222 Kata

Ava menatap testpack yang ada di tangannya. Dua garis merah dengan warna yang sangat jelas. Apa itu artinya ia hamil? Benarkah? Kenapa harus disaat-saat seperti ini? Bagaimana ia mengatakannya pada mama dan kakaknya? Bagaimana juga dengan reaksi Ares dan Bunga? Apa mereka akan memintanya membatalkan perceraian seperti yang dilakukan Cassy? Ponselnya berdering. Ares meneleponnya. Ava mengatur napas sebentar sebelum akhirnya mengangkat telepon itu. “Permintaan lo udah gue kabulkan, Va. Surat cerai.” Ava menghela napas. Haruskah ia memberitahukan perihal kehamilannya? Atau ia harus terus menyembunyikan perihal ini? Ava bimbang sekali. “Va?” panggil Ares lagi karena tidak mendapat respon dari Ava. “Ah, ya? Lo tadi ngomong apa?” “Surat cerai. Lo gapapa, kan? Lo sakit? Kok, suara lo lema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN