Mama memandang ke atas, menarik nafas, "Mama kira kamu suka aneh-aneh. Tapi kalo memang kamu lebih bahagia disana mungkin...rumah ini yang aneh buat kamu", katanya kemudian tersenyum lembut. Gwpun ikut tersenyum, kemudian memeluk Mama erat-erat. "Makasih mau ngertiin aku" Mama membelai kepala sambil sesekali mencium dahi gw dengan lembut, kemudian menyandarkan kepalanya ke kepala gw. "Tapi gimana keluarin V sama Jimmy? Ntar Papa tau lho", tanya gw melepas pelukan. "Papa bakal Mama bikin tidur dulu. Seinget Mama ada beberapa botol Vodka dibawah. Abis Papa tidur, nanti Mama bakal keluarin temen-temen kamu duluan, nanti kamu nyusul ke gerbang komplek", kata Mama melanjutkan rencananya. "Tapi V sama Jimmy kan baru bikin masalah sama satpam? Gimana keluarinnya?" "Mama anter pake mobil s

