CEO TAMPAN DAN GADIS MISKIN 121. ** Zia pulang dengan hati hampa. Dia tak lagi bisa berharap karena Ahmad sudah pergi jauh darinya. Rasanya sakit sampai ke ulu hati mengingat kebersamaan mereka selama ini. Walaupun komunikasi mereka hanya melalui hubungan virtual. "Zia. Aku ingin memberikan ini padamu." Maya memberikan undangan padanya. Mereka sedang berada di kafe seperti biasa. Maya akan menikah dengan pacarnya. Undangan baru di cetak dan Zia sebagai sahabat mendapatkan undangan pernikahan yang pertama dari Maya. "Zia .... Kamu mikirin apa sih?" tanya Maya heran. Zia terkaget saat Maya menyenggol dirinya karena ketahuan melamun. Zia menghela napas lalu berupaya tersenyum. "Wah. Ini undangan pernikahan kamu, May. Selamat akhirnya kamu menikah juga." "Iya, Zia. Kasihan anakk

