Bab 34

1614 Kata

Castellia terlihat duduk di kursi kerja sambil melamun. Kejadian dimana dirinya hampir dibunuh, masih terpatri dibenaknya. Rasa penasaran pun muncul di hatinya. Suara yang memanggilnya, sangat tidak asing di pendengarannya. Ia pernah mendengarnya, namun tidak bisa mengingat sama sekali. Castellia yakin, pelaku itu pasti sangat mengenalnya. Tapi, apa alasan pelaku itu ingin membunuhnya? Castellia merasa tidak pernah mencari masalah dengan orang lain, kecuali Lucy. Ya, Lucy. Mungkinkah wanita itu yang melakukan semua ini? Bukan berniat untuk menuduh, namun Castellia merasa ada kemungkinan Lucy mampu melakukan hal tersebut, karena wanita itu sangat membenci Castellia. Sejak pertama kali bertemu, Lucy selalu mengganggunya dan terus mencari-cari kesalahannya. Bahkan sempat membuat Castellia be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN