Mendadak Panik

2080 Kata

Nazeef menikmati bubur ayam dengan lahap, rasanya memang enak dan cocok untuk menyapa indera perasa walaupun taburan potongan ayam menjadi perusak citra bubur tersebut. Tenang saja, meskipun begitu Nazeef masih bisa menikmatinya dengan baik. Mala juga begitu, ia tidak mau membahas soal kuliah lagi. Mala akan mengikuti alur yang sudah dirancang dengan sedemikian rupa oleh sang suami. Meskipun tengah menikmati sarapan, Nazeef masih fokus untuk membaca CV orang-orang yang mengajukan lamaran kerja di perusahaan barunya. Dari puluhan lamaran yang  masuk, Nazeef baru menyelesaikan setengahnya. Ia sudah mendapat beberapa orang yang menurutnya bisa dipanggil untuk melakukan tes kemampuan. Hachim (Bunyi bersin) Mala buru-buru mengambil tisu dan memberikan kepada sang suami. "Makasih," ucap Naze

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN