Drama tiga sekawan

1938 Kata

Suara bel kembali berbunyi, Nazeef mengira jika yang datang adalah pesan antar jasa laundry. Ia langsung membuka pintu tanpa melihat siapa gerangan yang datang. Namun betapa kagetnya Nazeef karena yang ada di depan pintu adalah Felix dan Alex. Nazeef tidak menyangka hal tersebut, ia kira kedua temannya itu sudah pulang ke Jakarta atau bahkan menginap di hotel. Bayangkan sekarang sudah pukul delapan malam. Pergerakan Nazeef tidak bisa menghentikan kedua temannya untuk masuk. Mereka menerobos begitu saja seakan-akan sudah menyusun rencana sebelum melakukan aksi. Kerja sama mereka membuahkan hasil yang luar biasa. "Lepasin woi!!!" Teriak Nazeef berusaha melepaskan diri. Alex yang bertugas menahan tubuh Nazeef sedangkan Felix mengganti password pintu. Kecanggihan pintu apartemennya patut di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN