Nazeef tidak tega melihat sang istri kesakitan seperti ini, lihat sekarang air mata Mala mengalir padahal matanya terpejam. Nazeef tidak ada niat meninggalkan Mala sedikitpun. Pakaiannya sudah terpasang dengan sempurna, jangan sampai orang lain melihat roti sobek yang berusaha ia jaga sejak awal umur dua puluhan. Menurut pesan yang dikirim sang Mama, Dokter akan datang sekitar 20 menit lagi. Entah darimana Daddynya mendapat kenalan dokter, padahal hidupnya lebih lama berada di Singapura daripada Indonesia. Nazeef mengusap air mata sang istri. "Mas ambil air hangat di dapur dulu ya," bisik Nazeef. Mala tidak merespon, sepertinya sudah berada di alam mimpi. Nazeef melepaskan tangan Mala yang begitu erat menggenggam tangannya dengan perlahan. Jangan sampai sang istri terganggu dan malah terb

