Menikmati Malam

1966 Kata

"Nggak bisa ditahan laparnya?" tanya Nazeef. Bisa saja si ia memesan makanan, tetapi ia sedang tidak ingin melakukannya. "Kalau  bisa nggak mungkin mata saya masih terbuka lebar gini Om," balas Mala  jujur. Sejak mereka saling terbuka, baik Mala maupun Nazeef lebih  terlihat seperti teman pada umumnya. Sering berdebat hal yang tidak  penting atau bahkan saling berebut untuk menonton televisi. "Cerewet amat," ujar Nazeef. Ia kemudian beranjak dari ruang dapur meninggalkan Mala sendiri. Mala  menghela nafas panjang sambil mengelus perutnya. Terpaksa malam ini  Mala harus banyak minum air. Ia mengambil gelas panjang dan mengisi air  sampai penuh. Setelah itu, Mala mematikan lampu dapur dan ruang  keluarga. Saatnya ia masuk kamar dan membujuk anak-anaknya untuk mau  diam agar dirinya bisa m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN