Fakta!

2128 Kata

"Mas suapin mau?" tawar Nazeef. Mala melebarkan senyumnya. "Boleh, tapi pakai tangan ya." Mereka berdua masih berkomunikasi seperti biasa meskipun Mika sudah kegerahan. Nazeef tidak masalah sama sekali, ia mencuci tangan terlebih dahulu. Setelah itu, barulah ia mulai menyuapi sang istri. Hal ini belum pernah Nazeef lakukan bersama perempuan manapun. Adiknya saja tidak pernah mendapatkan perlakuan seperti ini. “Mas makan juga,” ujar Mala. “Mas nanti aja, yang penting kamu dulu.” Mala tidak bisa diam saja, ia mengambil sendok dan menyuapi sang suami. “Mas nanti aja sayang.” Nazeef tidak membuka mulutnya. Mala menggeleng keras. “Kalau Mas nggak makan akunya juga nggak mau makan.” Mala menutup mulutnya rapat-rapat seakan menolak suapan sang suami. Nazeef akhirnya mau membuka mulut dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN