Drama bangun pagi

1071 Kata

Cahaya matahari masuk dari celah-celah atas jendela kamar. Nazeef merasa terganggu dengan cahaya tersebut, ia berusaha untuk membuka mata karena terlalu nyaman untuk tetap berada di alam mimpi. Nazeef merasa ada yang aneh dengan bantal guling yang biasa menemani waktu tidurnya. Matanya perlahan-lahan terbuka. Matanya langsung melotot, antara nyata dan tidak nyata. Kenapa bisa Mala berada di tempat tidurnya. Tidak mungkin Nazeef mendadak khilaf, ia sangat yakin bahwa dirinya masih bisa mengontrol diri. “Enggak mungkinlah, gue pasti mimpi,” ujarnya di dalam hati. Nazeef tidak mampu berkata-kata lagi, ia hanya bisa menahan nafas dengan tubuh membeku. “Tenang Nazeef, lo tenang. Oke jangan panik!” Ia berusaha menenangkan diri sendiri. Tangannya berada di bawah leher sang istri. Mala masih te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN