EPISODE 17

1525 Kata

SELAMAT MEMBACA Liam berniat pergi setelah menemani Zeline menghormati kematian keluarganya, ia harus buru-buru untuk menemui Auris. Seharusnya ia menemani Auris namun Zeline sudah tidak memiliki siapa-siapa dan yang dekat dengannya hanyalah Liam. Zeline menahan tangan Liam. "Liam, temani aku." kata Zeline dengan raut wajah sedih. Liam melepaskan pegangan Zeline, raut wajah muram ia dapati dari wanita itu. "Kau mau kemana? Tidak bisakah lebih lama menemaniku?" "Maaf, tapi ada yang jauh lebih penting darimu," kata Liam kemudian meninggalkan Zeline begitu saja. Hanya keheningan yang terasa, suasana hati Zeline menjadi hancur ketika kabar kematian keluarganya terdengar lalu sikap Liam yang meninggalkannya. Sebenarnya walaupun ia mengkhianati Liam, hatinya telah lebih jauh mencintai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN