"Ini yang aku rasakan atas perbuatan kamu dengan Nando selama ini." Salwa memalingkan wajah dengan air mata yang kembali menetes dan mengenai tangan Myco yang masih melingkari pinggang nya. "Aku hanya mengikuti permainan yang telah kamu ciptakan dalam rumah tangga kita. Dan kamu juga yang telah memaksa aku untuk ikut dalam permainan bodoh ini." Salwa terpejam. Kata-kata Myco berhasil menusuk hatinya. Ia juga membenarkan kata-kata Myco. Terjebak permainan sendiri. Namun tak siap merasakan risiko kemungkinan yang akan terjadi. Dan itu tiba sekarang. Lalu, pantas kah Salwa menyalahkan Myco yang menjalin hubungan perempuan lain? Sedangkan ia sendiri telah bermain api sejak awal pernikahan terjadi. Myco menghela napas berat, perlahan tangannya melepaskan pelukan pada Salwa. Terdengar is

