MBH 48

1255 Kata

Tidak ada yang lebih indah daripada kembali bersama dengan orang yang paling di sayangi. Kebahagiaan menyelimuti dua sahabat cantik itu. Bukan hal mudah untuk mencari seorang teman yang benar-benar teman. Pelukan itu terlepas. Rosa mengusap jejak air mata di pipi Salwa, pun juga dengan Salwa pada Rosa. "Ya ampun, kita sampai mewek-mewek gini ya, Sal." Rosa terkekeh pelan. "Ini namanya mewek bahagia, Ros." Salwa menghela napas panjang. "Yha, walau pun gue harus kehilangan janin dalam perut gue," ucap nya dengan sedih. Rosa mengerucutkan bibir. "Yang sabar ya, Sal. Gue turut berduka cita atas kepergian calon buah hati lo sama Myco. Lo harus kuat dan tabah, gue yakin lo sama Myco bisa melewati ini," ujar nya memberikan suport. Salwa tersenyum tipis sambil menganggukan kepala beberapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN