Part 21

1327 Kata

Sebuah mobil melaju dengan kecepatan yang semakin memelan ketika hampir mencapai pintu masuk sebuah bangunan. Fazio yang mengemudikan mobil itu buru-buru menurunkan kaca jendela saat sudah memasuki gerbang Pesantren, jika pria itu melihat seseorang yang lewat maka dia akan menyapanya. Biasanya pria itu tidak cukup peduli untuk melakukan hal itu namun karena sekarang Fazio adalah menantu dari pimpinan Pesantren, pria itu harus memiliki sopan santun walaupun tidak alim. “Mas Fazio? Mau jemput Mbak Sahara?” sapa seorang remaja laki-laki yang tampaknya seperti pengurus Pesantren. “Iya, saya masuk dulu,” balas Fazio sambil tersenyum kecil. Dia benar-benar kagum dengan sikap ramah dari anak-anak Pesantren yang ada disini saat diluar sana para remaja tidak memperdulikannya. Baru saja pria itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN