Waktu berjalan dengan cepat dan tak terasa Rafali kini menginjak usia 8 bulan. Bayi itu yang awalnya sedikit kesulitan untuk memakan makanan pendamping, kini tampak sangat lahap ketika di suapi oleh Fazio. Pagi itu, seperti biasa, Fazio duduk di kursi tinggi khusus bayi dengan mangkuk kecil berisi bubur daging yang dihaluskan bersama beberapa sayuran. Rafali duduk di kursi makannya, mata bulatnya menatap penuh tidak sabar ke arah sendok yang berisi makanan. "Ayo, pesawat mau mendarat nih," kata Fazio sambil menggerakkan sendok seperti pesawat terbang. "Ngiiing... ngiiing... buruan cepat buka mulutnya....!" Rafali langsung membuka mulutnya lebar-lebar, matanya berbinar-binar. Setelah makanan itu masuk ke mulutnya, bayi itu mengunyah dengan semangat sambil menepuk-nepuk tangannya kecil.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


