Setuju

1082 Kata

“Saya lihat dulu ya, analisis laporan keuangan tahunannya.” Ucap ibu Chandra. Dalam hati Aliya tidak henti-henti nya berdoa agar ibu Chandra mau berbaik hati kali ini, wanita paruh baya itu dengan seksama membaca lembar demi lembar laporan keuangan perusahaan yang tadi di jelaskan oleh Aliya, cukup lama, hingga satu jam setelahnya mereka baru selesai. Awalnya memang Aliya sudah di tawari untuk makan bersama sebagai bentuk kerja sama mereka, namun Aliya beralasan bahwa hari itu jadwal nya begitu padat hingga mereka sepakat untuk bertemu di lain kesempatan.             “Anjir! Ibu Chandra edaannn bangett. Gua engap seruangan sama dia, padahal AC nya ada banyak.” Ucap Aliya setelah mendaratkan b****g nya di kursi kerja kesayangannya.             “Lo berhasil gak? Jawab anjir jangan huh hah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN