Bab. 36. Cemburu.

1305 Kata

"Kau sengaja menungguku?" tanya Adiva memberikan kerlingan ke arah Kalvian yang berdiri di depan pintu masuk perusahaan. Melihat tanda yang diberikan Adiva, Kalvian langsung merespon. "Sebenarnya tidak disengaja. Aku mau pulang, tiba-tiba ban mobilku kempes," jawab kalvian mencari jawaban yang menurutnya masuk akal. Kalvian menatap ke arah Farraz dan Nando yang masih berdiri di sana. Dia mengangguk pelan dengan senyum tipis. Adiva yang melihat tatapan bosnya berubah mengerikan langsung pamit mengajak Kalvian pergi dari sana. "Pak, saya pulang duluan!" Farraz mengangguk, "Hati-hati!" Lelaki tampan yang masih lengkap menggunakan jas itu menghela nafas panjang, mengepalkan tangannya merasa kesal karena Adiva harus pergi. "Kamu pulang saja duluan, Nando! Aku masih mau di sini untuk be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN