Dengan penuh tenaga Clara menampar pipi kekar David dengan kencang, ya! Sisa sisa tenaga nya mampu melakukan itu, itu pantas untuk David yang hanya memikirkan hal kotor ketika dirinya masih berbaring lemah seperti ini. Memang David benar benar gila. Satu satunya pria yang Clara kenal dengan pikiran gilanya hanya David, dan akan selalu seperti itu. b******n! Gila! "Masih ada tenaga ya?" Tanya David sambil mengusap pipinya singkat lalu berganti mencengkeram wajah Clara dengan kasar. Clara terdiam kaku. "Jika bukan karna sakit kau tidak akan aku lepas!" Lanjut David berbisik namun penuh tekanan. Sangat seram. Sangat kejam. Sangat gila. "Co-co-ba saja jika kau berani," balas Clara yang sedikit terbata bata karna dirinya sudah bernafas akibat cengkraman David di sekujur lehernya memegang era

