BAB 41

2064 Kata

Seorang pria menyesap rokonya sambil memainkan beberapa uang lalu kembali melemparnya ke dalam koper, di mana banyak sekali uang lainnya di dalam sana. Dia tersenyum puas sambil mengadahkan kepalanya ke atas menatap langit-langit. Pria tua itu melonggarkan dasi dan menyandarkan tubuhnya di kursi, dia kembali menyesap rokoknya dengan penuh kemenangan. Tanpa pria itu sadari, pintu ruangannya terbuka. Seorang pria yang lebih muda darinya masuk dengan mata menatap tajam pria yang sedang terpejam menikmati hidupnya. Suara langkah kaki Edmund yang semakin mendekat menyadarkan pria itu dari dunianya, pria itu tersentak kaget saat melihat Edmund masuk keruangannya. Tubuhnya kaku. Tangannya membuang asal rokok yang sedang dia pegang, dadanya naik turun melihat sorot mata Edmund. Matanya mengingat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN